TINGKATKAN KEMAMPUAN PERSONEL, BAGPSI BIRO SDM SULSEL SELENGGARAKAN PELATIHAN KONSELOR UNTUK JAJARAN

zibirosdmsulsel.com – Bagpsi Biro SDM Polda Sulsel mengundang utusan dari tiap Satker dan Satwil Jajaran Polda Sulawesi Selatan untuk mengikuti kegiatan pelatihan kemampuan konselor dengan tujuan untuk melatih para personel utusan untuk menjadi seorang konselor di wilayah kerjanya masing-masing bertempat di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (25/08/2022).
Konselor adalah seorang yang mempunyai keahlian dalam melakukan konseling bagi para personel yang mempunyai masalah, baik itu masalah pekerjaan maupun permasalahan keluarga yang membutuhkan pendampingan psikologis. Konselor ini nantinya akan bertanggung jawab atas kondisi personel yang berkonsultasi untuk dipantau setiap saat hingga tentunya bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh konseli (orang yang berkonsultasi), konselor disini dimaksudkan akan membantu tugas-tugas Bagpsikologi Biro SDM Polda Sulsel yang terkendala jarak, dengan bantuan konselor terlatih maka penanganan permasalahan-permasalahan yang dihadapi personel jajaran, baik itu pekerjaan ataupun permasalahan keluarga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan efisien.

Para calon konselor ini dilatih oleh beberapa nara sumber dari Biro Psi SSDM Mabes Polri diantaranya Kombes Pol Cucuk Trihono, S.Psi., Psikolog (Kabag Psipol Mabes Polri) dan Kombes Pol Hari Prasetya,S.Psi., M.Psi., T.,Psikolog (Kabag Psipers Mabes Polri)

“Konselor ini nantinya diharapkan dapat melayani personel jajaran dengan baik, namun tak hanya personel jajaran, masyarakat pun bisa mendapatkan pendampingan psikologis dari para konselor yang telah kami latih ini.” Ujar Kabag Psikologi Biro SDM Polda Sulsel AKBP Dwitondo Widodo, S.Psi., Psikolog, Kamis (25/8/2022) sesaat setelah penutupan acara dilaksanakan.
“Profesi polisi termasuk dalam 10 besar jenis pekerjaan yang berpotensi menimbulkan stress di dunia. Apabila tidak ditangani dengan serius, maka stress tersebut dapat menimbulkan masalah-masalah perilku misalnya disersi, melakukan penyalahgunaan senjata api, melakukan penyalahgunaan narkoba bahkan bisa saja sampai pada tindakan bunuh diri. Hal ini tentunya membutuhkan konselor-konselor yang handal untuk memberikan pendampingan atau konseling agar masalah-masalah tersebut diharapkan tidak terjadi.” tambahnya.

Tinggalkan Balasan